Dia-lah Satu Cahaya

Just another WordPress.com weblog

Kau Letakan Cinta di Hatiku

sBulan-bulan yang lalu perfilman Indonesia di ramaikan dengan sebuah film yang beralurkan Cinta Religius Islam apalahi kalau bukan Ayat-ayat Cinta, Film garapan Hanung ini mendapatkan respon positif dari kebanyakan penonton, pasalnya ada perbedaan konsep cinta yang seringa tertuangkan dalam film-film yang lainya. Film yang di ambil dari Novel Ayat-Ayat Cinta karanagn Habibburahman El Shirazy Ini banyak mengandung pesan moral dalam mengolah sebuah cinta, meskipun tidak sedikit yang menentang film ini dalam beberapa golongan di sebabkan karna tidak terjaganya hijab antara lelaki dan permpuanTapi itulah cinta dalam Khasanah perkembangan kehidupan manusia yang masih berbeda-beda. Ada benyak buku yang berbicara tentang apa itu cinta dan bagaimana,tapi tak sedikit juga orang-orang yang anti betul terhadap bacaan-bacaan seperti itu. Seperti buku yang berjudul Ya Allah Aku jatuh Cinta, Boundless Love, Jalaludin Rumi, Risalah Cinta dan buku-buku lainya yang berhubuangan. Bagiku banyaknya dibuat bacaan yang bertemakan cinta mensiyalir bahwa pokok pembahasan itu tidaka akan pernah dapat di gapai intinya namun hanya kulit lauar saja, karna kita tau, hal itu bukan bersifat materi yang bisa di definisikan menurut penglihatan dan pendengaran. Coba kita akan beralih ke membahasan cinta yang lainya, kalian pasti pernah mendengar apa itu cinta pertama, ada banyak yang bilang kalau cinta pertama itu berbeda dengan cinta-cinta selanjutnya, meski sakit hati tapi tetapgengsi dan berkata”inilah cinta pertama sulit dilupakan”.
Sebenarnya konsep cinta pertama dari kebanyakan berbeda, namun karena budaya kita seperti ini setiap orang pasti akan berkata bahawa cinta pertama yaitu pada pacar pertama. Tak salah bila olrang perpendapat seperti itu, karna kita mengetahui pacar merupakan sesorang yang memang di tempatkan sebagi seorang yang special dalam kehidupan manusia setelah orang tua dan sahabat. Konsep cinta yang saya yakini yaitu saat ini merupakan cikal bakal dari kehidupan. Saya mencoba menempatkan Cinta itu bukan hanya dimiliki oleh makhluk tapi Tuhan yang memiliki cinta. Tuhan lah cinta pertama manusia, buktinya dalam hati manusia apapun bentuknya mereka mempoercayai bahwa ada kekuatan yang besar di alam ini, ada dari mereka yang mengatakn itu Hyang widi, Allah, Maha Kuat dan lain sebagainya. Seperti didiri kita ini tak hilang dari pancaran cinta pertama tuhan, Adam merupakan makhluk yang diciptakan berdasarkan kasih dan sayang Tuhan, pangkal dari cinta pertama makhluk inilah yang mendasari saya berpendapat Tuhanlah cinta pertama kita.
Seperti Noor Muhammmad yang diciptakan pertama kali itupun mengisyaratkan kalau tidak ada cinta pasti kitapun berlum tentu ada. Apa lagi dalam pembahasan sebelumnya pernah saya singgung bahwa cinta itu bisa menjelama menjadi sifat apa saja. Namun kirapun tidak akan bisa meletakn cinta pertama kita kepada tuhan apabila Ia belum meletakan cintanya pertama kali dalam hati kita. Tuhan telah meletakan cintanya kepada kita bersama dengan jiwa, sehingga kita hidup dan kitapun merasakn cinta-Nya dan para makhluknya.

1 Komentar»

  juanda wrote @

Dri kan aku buka friendster, trus mau daftar tapi ga masuk masuk,ma-lum lah wong ndeso,
karna ksel akhirnya aku buka foto, karna kan disana ada gambar foto-foto, cewe luar dari filiphina kalo ga salah, pas dibuka massya allah ko banyak gambar kaya gituan, emangnya frienster tempat yang kaya gitu ya.
sory ya komentarnya beda.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: